BALIKPAPAN – Direktur Utama Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB), Yudhi Saharuddin, memastikan pasokan air bersih bagi masyarakat selama bulan Ramadan dalam kondisi aman dan terpenuhi.
Hal tersebut disampaikan Yudhi pada Rabu (24/2/2026) di Rumah Jabatan Wali Kota Balikpapan. Ia berharap distribusi air berjalan lancar selama Ramadan, meski terjadi peningkatan konsumsi di jam-jam tertentu.
“Selama Ramadan kebutuhan air insyaallah terpenuhi. Semoga saja lancar. Kalau ada keluhan warga segera sampaikan. Mungkin ada sumbatan atau gangguan lain, perbaikan akan segera kami tangani secepat mungkin,” ujarnya.
Yudhi menjelaskan, salah satu kendala yang kerap terjadi saat proses perbaikan jaringan adalah masuknya endapan atau kotoran ke dalam pipa, sehingga menyebabkan air yang keluar berubah warna. Namun, pihaknya memastikan kondisi tersebut biasanya bersifat sementara.
Menurutnya, PTMB membuka komunikasi aktif dengan masyarakat untuk mempercepat identifikasi wilayah terdampak apabila terjadi gangguan distribusi. “Kami akan identifikasi cepat daerah mana yang terkena dampak dari perbaikan tersebut, lalu kami urutkan untuk dilakukan penanganan. Semoga aman,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa selama Ramadan terjadi peningkatan penggunaan air sekitar 10 hingga 20 persen dibanding hari biasa. Lonjakan konsumsi umumnya terjadi pada malam hingga menjelang subuh, bertepatan dengan waktu ibadah dan persiapan sahur.
“Puncaknya biasanya malam sampai subuh karena ibadah dan sahur berlangsung hampir bersamaan,” jelasnya.
Yudhi mengimbau masyarakat untuk menampung air pada jam-jam rendah penggunaan atau low season agar kebutuhan saat jam puncak tetap tercukupi. Meski siang hari relatif lebih rendah, PTMB tetap menjaga produksi air agar warga memiliki cadangan yang cukup selama Ramadan.





