Kebutuhan Air Meningkat, Warga Usulkan Pemanfaatan Sumur Bor di Balikpapan

‎BALIKPAPAN – Balikpapan terus berbenah dalam menghadapi tantangan kebutuhan air bersih yang semakin meningkat.

‎Sebagai kota yang berkembang pesat, ketersediaan air baku menjadi salah satu isu penting yang harus segera diatasi demi menunjang kehidupan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.

‎Saat ini, Kota Balikapapan menilai bahwa ketergantungan pada sumber air dari waduk saja belum cukup. Oleh karena itu, berbagai alternatif mulai diusulkan, termasuk pemanfaatan sumur bor sebagai tambahan pasokan air baku.

Salah satu laporan datang dari warga RT 105 Sepinggan Hendra yang menyebutkan adanya sumur bor yang telah beroperasi sejak tahun 2004 dan hingga kini masih aktif. Pemilik Sumur ialah Almarhum Sirajuddin warga RT 105.

‎Laporan tersebut disampaikan langsung kepada Wali Kota Rahmad Mas’ud serta Direktur Utama PTMB, Yudhi. Menanggapi hal tersebut, Rahmad Mas’ud mengapresiasi informasi dari warga dan memastikan akan segera menindaklanjuti laporan tersebut. “Terima kasih atas informasinya, segera akan kami tindak lanjuti,” ujarnya beberapa waktu lalu saat bulan Ramadan.

‎Di hari yang sama, warga bernama Hendra juga menghubungi pihak PTMB untuk menyampaikan langsung kondisi di lapangan. Yudhi pun merespons dengan terbuka, meski mengakui bahwa perizinan untuk pemanfaatan sumur bor tidaklah mudah. “Kami terima sarannya, namun izinnya cukup sulit dan akan kami cek terlebih dahulu,” jelasnya.

‎Ke depan, kebutuhan air di Balikpapan diperkirakan terus meningkat. Selain mengoptimalkan waduk yang ada, pemerintah juga mempertimbangkan sumber lain seperti Waduk Sepaku Semoi, Sungai Wain, hingga potensi pengambilan air dari Sungai Mahakam. Namun demikian, kontribusi sumur bor dinilai masih terbatas sehingga diperlukan solusi terpadu untuk memastikan ketersediaan air bersih bagi seluruh warga.

Related posts