Pertamina Patra Niaga RU V Balikpapan Resmikan Rumah Maggot RT 26 Kelurahan Prapatan, Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

 

BALIKPAPAN, 4 November 2026 – PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit V (RU V) Balikpapan terus mendorong pemberdayaan masyarakat melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peresmian Rumah Maggot di RT 26, Kelurahan Prapatan, Balikpapan.

Kegiatan peresmian dihadiri oleh perwakilan pekerja PT Pertamina Patra Niaga RU V Balikpapan, Lurah Prapatan, Ketua RT 26, serta warga setempat. Acara diawali dengan pembukaan dan penyerahan simbolis bantuan berupa bibit ikan dan ayam dari program CSR Pertamina kepada penerima manfaat, dilanjutkan dengan pemotongan pita sebagai tanda diresmikannya Rumah Maggot RT 26.

Setelah prosesi peresmian, para peserta meninjau perkembangan serta rencana pengembangan kelompok masyarakat penerima manfaat. Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pengelolaan program secara optimal agar manfaatnya dapat terus dirasakan oleh masyarakat.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga RU V Balikpapan, Dodi Yapsenang, menyampaikan bahwa pengembangan Rumah Maggot merupakan salah satu upaya mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengelolaan lingkungan sekaligus membuka peluang pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal.

“Pertamina Patra Niaga RU V Balikpapan berkomitmen untuk terus mendukung inisiatif masyarakat yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan kesejahteraan bersama. Kami berharap Rumah Maggot RT 26 dapat berkembang menjadi sarana pengelolaan sampah organik yang produktif, sekaligus mendorong terbentuknya kegiatan ekonomi masyarakat yang berkelanjutan. Dukungan yang diberikan diharapkan dapat dikelola secara optimal sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Dodi.

Lurah Prapatan, Reza Dipa Pradeka, menyampaikan apresiasi atas dukungan CSR Pertamina terhadap pengembangan Rumah Maggot RT 26. Ia berharap program tersebut dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus membuka peluang kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, perusahaan, dan warga dalam pengelolaan sampah organik.

“Alhamdulillah, terima kasih atas dukungan CSR Pertamina, khususnya untuk Rumah Maggot RT 26. Mudah-mudahan program ini memberikan dampak yang baik bagi masyarakat. Ke depannya, kami berharap dapat terus menjadi mitra Pertamina, saling mendukung antara pemerintah dan perusahaan, serta berkolaborasi dalam pengumpulan sampah organik. Kami juga berharap Ketua RT dapat terus menjaga semangat warga agar program ini semakin berkembang,” ujar Reza.

Sementara itu, Ketua RT 26 sekaligus pengelola Rumah Maggot, Sri Nurwandi, menjelaskan bahwa kegiatan pengelolaan sampah organik di lingkungannya telah berjalan sekitar delapan bulan. Setiap harinya, kelompok tersebut mampu mengumpulkan sekitar 50 kilogram sampah organik yang berpotensi diolah menjadi sumber daya produktif.

“Program ini sudah berjalan kurang lebih delapan bulan. Alhamdulillah, sampah organik yang terkumpul setiap harinya sekitar 50 kilogram. Berkat dukungan CSR Pertamina, kami juga dapat mengembangkan peternakan. Terima kasih kepada Pertamina dan Bapak Lurah yang selalu mendukung kami. Semoga kegiatan ini terus berkembang dan memberikan manfaat lebih besar bagi warga,” ungkap Sri.

Program Rumah Maggot ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, melalui pengelolaan sampah organik yang lebih produktif. Program ini juga sejalan dengan SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan, melalui upaya mendorong terciptanya lingkungan permukiman yang lebih bersih, serta SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui pengembangan potensi usaha dan peluang ekonomi masyarakat.

Melalui program ini, Pertamina Patra Niaga RU V Balikpapan berharap Rumah Maggot RT 26 dapat menjadi salah satu penggerak partisipasi masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan produktif. Kolaborasi antara perusahaan, pemerintah kelurahan, pengurus RT, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat keberlanjutan program, meningkatkan nilai guna sampah organik, serta mendorong kemandirian kelompok penerima manfaat.

Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina Patra Niaga RU V Balikpapan dalam menjalankan program TJSL yang berorientasi pada keberlanjutan, melalui sinergi antara kepedulian lingkungan, penguatan kapasitas masyarakat, dan penciptaan nilai sosial yang berkelanjutan.

Related posts