BALIKPAPAN, 23 September 2026 — PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) V Balikpapan kembali mencatatkan prestasi melalui perolehan dua penghargaan dalam ajang Innovation Award FFPM (Forum Fasilitas Produksi Migas) 2026 yang diselenggarakan oleh Ikatan Ahli Fasilitas Produksi Migas Indonesia (IAFMI) pada 1–3 September 2026 di InterContinental Bandung.
Dalam ajang tersebut, dua inovasi unggulan RU V Balikpapan berhasil masuk dalam Top 5 dari 40 finalis dan masing-masing meraih penghargaan Best Innovation Award serta Runner-Up Innovation Award.
General Manager PT Pertamina Patra Niaga RU V Balikpapan, Novie Handoyo Anto, menyampaikan bahwa pencapaian tersebut menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam membangun budaya inovasi yang berorientasi pada penciptaan nilai, optimalisasi sumber daya, serta peningkatan kinerja bisnis.
“Kami mengapresiasi kontribusi dan kolaborasi seluruh insan RU V Balikpapan yang telah menghadirkan inovasi berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan. Dua penghargaan ini menunjukkan bahwa inovasi yang dikembangkan melalui kolaborasi lintas fungsi mampu menghasilkan dampak konkret, baik dalam peningkatan kinerja operasional, optimalisasi aset dan produk, maupun penciptaan nilai bagi perusahaan,” ujar Anto.
Best Innovation Award diraih melalui inovasi “Enhancing the Production Capacity of Pertamina Dex Through New Formulation and Modification of Product Facilities at Refinery Unit V Balikpapan.”
Inovasi tersebut dikembangkan oleh Adimas Prasetyaaji, Ferdana Eldriansyah, Agya Kumala Asri, Agung Aldi Saputra, Faizal Ramadhan Nur, Ade Suryono, Deden Riskianandika, dan Rendy Bayu Aji Suhaedy.
Sementara itu, penghargaan Runner-Up Innovation Award diraih melalui inovasi “Enhancing the Quality of Low-Value Slop into New Product Light Intermediate (LIT) as Feedstock for TPPI Tuban Refinery Through ‘SENSATION’ Innovative Method at Pertamina Balikpapan Refinery to Support Pertamina’s Profit Growth.”
Inovasi tersebut dikembangkan oleh Agya Kumala Asri, Rendy Bayu Aji Suhaedy, Mahardita Cahyuningtyas, Happy Ramadhan, Akhmad Fadillah, Muhammad Rahadian Hidayat, Moh Taufiq Anwar, dan Sandy Kurnia Arifda Ramadhan.
Menurut Anto, inovasi merupakan salah satu elemen strategis dalam menghadapi dinamika dan tantangan industri energi yang terus berkembang. Penguatan budaya inovasi secara konsisten diperlukan agar setiap potensi dan sumber daya perusahaan dapat dioptimalkan menjadi solusi yang memberikan manfaat berkelanjutan.
“Bagi kami, inovasi tidak sekadar menghadirkan cara kerja yang lebih efisien, tetapi juga bagaimana sebuah gagasan mampu menjawab tantangan, menciptakan value, dan memberikan dampak yang berkelanjutan. Semangat ini akan terus kami perkuat agar RU Balikpapan dapat memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap peningkatan kinerja dan pertumbuhan bisnis Pertamina,” tambahnya.
Keberhasilan kedua inovasi tersebut tidak terlepas dari kolaborasi lintas fungsi antara Engineering & Development, Refinery Business Optimization (RBO), dan Produksi. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam keseluruhan proses, mulai dari identifikasi tantangan operasional, pengembangan solusi, hingga implementasi inovasi yang menghasilkan nilai tambah bagi perusahaan.
Perolehan dua penghargaan pada Innovation Award FFPM 2026 semakin memperkuat komitmen PT Pertamina Patra Niaga RU V Balikpapan dalam menjadikan inovasi sebagai bagian integral dari penguatan kinerja perusahaan. Upaya tersebut diarahkan untuk meningkatkan daya saing, mengoptimalkan pemanfaatan aset dan produk, serta mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Melalui budaya inovasi yang terus dikembangkan, RU V Balikpapan berkomitmen untuk mendorong lahirnya solusi-solusi baru yang relevan dengan kebutuhan operasional sekaligus memberikan kontribusi positif bagi keberlanjutan dan pertumbuhan bisnis Pertamina.






