BALIKPAPAN, 2 September 2026 – Komitmen PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Refinery Unit (RU) Balikpapan dalam membangun budaya keselamatan yang kuat kembali mendapatkan pengakuan di tingkat nasional. Pada ajang 3rd OSH Asia Summit 2026 dan Indonesia Safety Excellence Award (ISEA) 2026, RU Balikpapan berhasil memborong sejumlah penghargaan bergengsi yang menegaskan konsistensi perusahaan dalam menjadikan keselamatan dan kesehatan kerja sebagai bagian integral dari setiap proses bisnis. Ajang yang diselenggarakan oleh First Indonesia Magazine tersebut berlangsung di Prama Sanur Beach Hotel, Sanur, Bali.
General Manager PT PPN RU Balikpapan, Novie Handoyo Anto menyampaikan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar pencapaian, melainkan cerminan dari konsistensi seluruh insan RU V Balikpapan dalam menempatkan keselamatan sebagai nilai utama dalam bekerja.
“Penghargaan ini bukanlah tujuan akhir, tetapi menjadi pengingat bahwa budaya keselamatan harus terus kita rawat dan tingkatkan. Keselamatan bukan hanya tentang memenuhi standar atau prosedur, tetapi tentang bagaimana setiap insan memiliki kepedulian, keberanian untuk saling mengingatkan, dan kesadaran bahwa setiap keputusan yang kita ambil memiliki dampak terhadap diri sendiri, rekan kerja, keluarga, dan keberlangsungan operasi,” ujar Anto.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga RU Balikpapan, Dodi Yapsenang, menambahkan bahwa pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa budaya keselamatan telah menjadi bagian dari semangat dan perilaku seluruh insan perusahaan. Menurutnya, penghargaan ini juga merupakan hasil dari kolaborasi dan komitmen lintas fungsi dalam menjaga keandalan operasi sekaligus memastikan aspek keselamatan senantiasa menjadi prioritas.
“Penghargaan Best of The Best ini menjadi kebanggaan bagi seluruh insan RU Balikpapan sekaligus menjadi pengingat bahwa budaya keselamatan dibangun melalui konsistensi dan kolaborasi. Setiap fungsi memiliki peran dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, mulai dari kepemimpinan, penerapan sistem dan teknologi, hingga kepedulian setiap individu untuk saling menjaga dan mengingatkan. Bagi kami, pencapaian ini bukan sekadar tentang penghargaan, tetapi tentang bagaimana budaya keselamatan terus hidup dalam setiap aktivitas dan menjadi bagian dari cara kita bekerja,” ujar Dodi.
ISEA merupakan agenda tahunan yang memberikan apresiasi kepada perusahaan dan pemimpin yang dinilai memiliki komitmen, inovasi, serta kinerja unggul dalam penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (OSH). Pada gelaran tahun ini, RU Balikpapan meraih penghargaan bintang lima untuk tiga kategori sekaligus, yakni Best Safety Culture and Human Performance Award, Best Digital Safety Transformation Award, dan Best Predictive Safety System Excellence Award.
Pengakuan tersebut semakin lengkap dengan diraihnya penghargaan individu dan organisasi. General Manager PT PPN RU Balikpapan, Novie Handoyo Anto memperoleh penghargaan The Best Leadership on OSH Culture. Sementara itu, Manager HSSE RU V Balikpapan, Binsar Butar Butar, menerima penghargaan Excellence in Safety Culture Leadership.
Lebih lanjut, Anto mengatakan bahwa penguatan budaya keselamatan juga harus berjalan seiring dengan perkembangan teknologi dan pendekatan human performance. Transformasi digital, sistem prediktif, serta penguatan kepemimpinan menjadi bagian penting untuk memastikan potensi risiko dapat dikenali dan dikendalikan sebelum berkembang menjadi insiden.
“Yang paling penting adalah memastikan setiap orang pulang ke rumah dalam kondisi selamat. Karena di balik setiap angka keselamatan, ada manusia yang ditunggu keluarganya. Inilah makna keselamatan yang sesungguhnya dan menjadi tanggung jawab kita bersama,” tambah Anto.
Puncak pencapaian PT PPN RU Balikpapan ditandai dengan diraihnya penghargaan Best of The Best – The Best Safety Performance Organization, sebagai bentuk pengakuan atas performa keselamatan organisasi secara menyeluruh.
Rangkaian penghargaan yang diterima PT PPN RU Balikpapan menunjukkan bahwa penerapan aspek Safety, Health, Security & Environment (HSSE) tidak hanya berorientasi pada kepatuhan, tetapi telah berkembang menjadi budaya yang melekat dalam perilaku dan pengambilan keputusan sehari-hari.
Pencapaian ini juga menjadi dorongan bagi seluruh insan PT PPN RU Balikpapan untuk terus memperkuat kolaborasi, meningkatkan kompetensi, memanfaatkan teknologi, serta membangun sistem keselamatan yang semakin adaptif dan prediktif. Dengan demikian, kinerja keselamatan terbaik lahir dari kombinasi antara kepemimpinan yang kuat, sistem yang andal, teknologi yang tepat, serta kepedulian setiap individu.






