Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Perkuat 130 UMKM dalam Aspek Legalitas dan Keuangan Usaha melalui UMK Academy 2026

 

 

Balikpapan, 01 Oktober 2026— PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Regional Kalimantan memperkuat kapasitas 130 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan pengetahuan legalitas dan pengelolaan keuangan melalui program Pertamina UMK Academy Regional Kalimantan 2026. Pembelajaran ini membantu peserta memperkuat fondasi usaha agar dapat berkembang secara lebih terencana dan berkelanjutan.

Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada Rabu (30/9), diikuti UMKM dari berbagai wilayah Kalimantan yang telah lolos proses kurasi. Peserta memperoleh pembelajaran mengenai legalitas dasar usaha, penentuan harga jual, serta pengelolaan arus kas yang dekat dengan kebutuhan sehari-hari pelaku usaha.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, membuka kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pengembangan UMKM perlu didukung pembelajaran yang dapat diterapkan sesuai kondisi dan tantangan masing-masing usaha.

“Di balik setiap usaha, ada kerja keras dan harapan para pelakunya untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Melalui Pertamina UMK Academy, kami ingin mendampingi mereka memperkuat dasar pengelolaan usaha, mulai dari memahami legalitas hingga menata keuangan. Kami berharap pembelajaran ini membantu peserta lebih percaya diri dalam menjalankan dan mengembangkan usahanya,” ujar Edi.

Pada sesi pertama, Muhammad Hanif, Ketua HIPPI Balikpapan, menyampaikan materi “Legalitas Dasar bagi UMKM”. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya legalitas dan kelengkapan administrasi sebagai landasan dalam menjalankan usaha sekaligus mempersiapkan pengembangannya.

Sesi kedua menghadirkan M. Khaerul Umam, Ketua TDA Balikpapan, dengan materi keuangan dasar UMKM yang berfokus pada harga jual dan arus kas. Materi ini membekali peserta dengan pemahaman tentang perhitungan biaya dalam menentukan harga jual serta pengelolaan arus kas untuk memantau kondisi keuangan usaha.

Kedua materi tersebut menjadi bagian dari rangkaian pembelajaran Pertamina UMK Academy Regional Kalimantan 2026. Melalui pembelajaran dan pendampingan, program ini memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan keterampilan, beradaptasi, dan memperkuat kemampuan mengelola usaha.

Edi menambahkan bahwa penerapan pengetahuan secara bertahap dapat membantu peserta membangun kebiasaan pengelolaan usaha yang lebih baik.
“Setiap UMKM memiliki tantangan dan perjalanan yang berbeda. Kami berharap peserta dapat menerapkan pembelajaran ini sesuai kebutuhan usahanya, baik dengan melengkapi legalitas, meninjau perhitungan harga jual, maupun membiasakan pencatatan keuangan. Langkah-langkah tersebut menjadi bekal penting untuk menjaga keberlangsungan usaha dan membuka peluang pengembangan ke depan,” tambah Edi.

Dengan semangat “Energi untuk UMKM Maju”, Pertamina UMK Academy Regional Kalimantan 2026 menjadi bagian dari dukungan Pertamina terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat. Penguatan pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha diharapkan dapat mendorong UMKM semakin mandiri dan berdaya saing, sekaligus mendukung kesejahteraan keluarga serta pertumbuhan ekonomi di Kalimantan.

 

Related posts