PTMB Targetkan Lebih dari 120 Ribu Pelanggan pada 2026, Fokus Efisiensi dan Optimalisasi Produksi

BALIKPAPAN – Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) menargetkan jumlah pelanggan air bersih menembus lebih dari 120 ribu sambungan pada tahun 2026. Direktur Utama PTMB, Yudhi, menjelaskan bahwa capaian tersebut merupakan kelanjutan dari kinerja positif sepanjang 2025.
“Kalau teman-teman, di tahun 2025 kita menargetkan pelanggan hingga 100 ribu. Realisasinya sekitar 119 ribu pelanggan. Dengan target penambahan 12 ribu pelanggan, harusnya di 2026 ini sudah mencapai 120 ribu lebih,” ujarnya.
Menurut Yudhi, pertumbuhan tersebut didorong oleh efisiensi non-fisik serta penambahan pelanggan baru, tanpa mengandalkan penyertaan modal dari APBD. Sejak manajemen baru masuk, PTMB berkomunikasi intensif dengan Badan Pengelola Keuangan Daerah agar tidak membebani APBD melalui investasi besar.
“Kami memahami kondisi APBD saat ini dalam situasi efisiensi. Karena itu, kami melakukan analisis sejak awal 2025. Hingga 2029, kemampuan finansial PTMB masih mencukupi untuk perbaikan, optimalisasi produksi dan distribusi, serta pertumbuhan pelanggan,” jelasnya.
Pada 2026, PTMB fokus pada program jangka pendek berupa penambahan sumber air baku dari beberapa sumur baru. Selain itu, awal tahun ini PTMB juga memperoleh tambahan izin pengambilan air sebesar 50 liter per detik. Tambahan kapasitas tersebut akan diatur melalui manajemen distribusi agar wilayah layanan semakin luas.
Yudhi mengakui, dengan kapasitas produksi sekitar 1.500 liter per detik untuk melayani sekitar 900 ribu penduduk, tantangan masih cukup berat. PTMB pun belajar dari PDAM di Malang yang memiliki sekitar 200 ribu pelanggan dengan produksi 1.600 liter per detik dan tingkat kebocoran (NRW) hanya 14–16 persen.
“Perbedaan kami, distribusi di Balikpapan banyak menggunakan pompa booster sehingga tekanan tinggi memicu potensi kebocoran. Namun kualitas air dari instalasi sudah memenuhi standar, NTU di bawah 1,” tegasnya.
Ia memastikan, jika terjadi gangguan akibat perbaikan jaringan atau peningkatan tekanan, masyarakat diminta segera melapor dan petugas akan turun melakukan penanganan.

Related posts