KPB Gelar Simulasi Tanggap Darurat Skala Kecil di Unit HMU Jelang Operasi RDMP Balikpapan

 

Balikpapan, 9 September 2026 — PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) menggelar simulasi tanggap darurat kebakaran skala kecil yang terpusat di area Hydrogen Manufacturing Unit (HMU) pada Jumat (4/9), salah satu unit vital dalam proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan yang saat ini tengah memasuki tahap komisioning dan uji operasi.

HMU sendiri merupakan unit yang berfungsi memproduksi gas hidrogen untuk kebutuhan proses pengolahan minyak di kilang, khususnya dalam proses hydrotreating yang menghilangkan kandungan sulfur dan meningkatkan kualitas bahan bakar yang dihasilkan.

Sebagai bagian dari proyek RDMP Balikpapan, keberadaan HMU mendukung target peningkatan kapasitas dan kualitas produk kilang menjadi setara standar Euro V, yang lebih ramah lingkungan.

VP Legal & Relation KPB, Asep Sulaeman, mengatakan simulasi ini melibatkan koordinasi lintas fungsi internal, mulai dari tim operasi, pemadam kebakaran, kesehatan, pengamanan, hingga tim pengendali lingkungan.

“Kesiapan menangani risiko-risiko tersebut menjadi bagian penting dalam proses penyelesaian Proyek RDMP yang saat ini berada pada fase komisioning dan uji operasi,” ujarnya.

Waktu tanggap (response time) ditetapkan maksimal lima menit sejak laporan diterima hingga regu pemadam tiba di lokasi, sebagai standar yang dirancang untuk meminimalkan potensi dampak kejadian di area kilang.

Melalui simulasi yang digelar di tengah masa komisioning dan uji operasi ini, KPB ingin memastikan bahwa saat HMU dan unit-unit RDMP Balikpapan lainnya mulai beroperasi penuh, seluruh sistem keselamatan dan sumber daya manusia yang mengoperasikannya telah teruji menghadapi kondisi darurat.

Melalui latihan berkelanjutan ini, KPB terus memperkuat kesiapan internal dalam menjaga keselamatan pekerja, sejalan dengan komitmen perusahaan menjalankan proyek RDMP Balikpapan dengan standar keselamatan yang tinggi bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

Related posts