Balikpapan – PT Manuntung Sukses (PTMB) menargetkan penyelesaian perbaikan jaringan pipa secara menyeluruh pada tahun 2026 guna meningkatkan stabilitas distribusi air bersih kepada masyarakat. Langkah tersebut dilakukan untuk mengatasi berbagai kendala yang selama ini menyebabkan pasokan air belum dapat mengalir secara optimal ke sejumlah wilayah di Kota Balikpapan.
Direktur Utama PTMB, Yudhi, mengatakan bahwa gangguan distribusi air yang kerap terjadi tidak hanya disebabkan oleh keterbatasan pasokan air baku, tetapi juga kondisi jaringan pipa yang masih mengalami kebocoran di sejumlah titik. Akibatnya, distribusi air yang sudah mulai normal sering kali kembali terganggu ketika ditemukan kerusakan baru pada jaringan.
“Sudah mulai bagus berjalan dua sampai tiga hari, kemudian ada kebocoran lagi sehingga harus dihentikan kembali. Akibatnya air di dalam pipa tidak pernah benar-benar stabil,” kata Yudhi saat ditemui di Balai Kota Balikpapan, Senin (1/6/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu fokus utama PTMB sepanjang tahun 2026. Perusahaan berupaya menuntaskan berbagai pekerjaan perbaikan jaringan agar proses produksi dan distribusi air dapat berjalan lebih konsisten.
“Nah ini yang kami kejar di tahun 2026, yaitu menyelesaikan perbaikan pipa sehingga produksi air bisa stabil. Jika air di dalam jaringan selalu terjaga, maka kekurangan pasokan yang dirasakan masyarakat dapat diminimalisir,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, PTMB memprioritaskan dua wilayah yang selama ini menghadapi tantangan cukup besar dalam pelayanan air bersih, yakni Balikpapan Utara dan Balikpapan Barat. Kedua wilayah tersebut dinilai masih membutuhkan perhatian khusus karena kapasitas produksi air yang tersedia belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan pelanggan.
Yudhi menjelaskan bahwa untuk wilayah Balikpapan Barat, pasokan air saat ini masih mendapat dukungan dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kilometer 8 serta kawasan Kampung Damai. Namun PTMB sedang menyiapkan langkah strategis berupa perubahan peta jaringan distribusi guna memaksimalkan pelayanan di wilayah tersebut.
“Barat saat ini masih disupport dari Kilometer 8 dan Kampung Damai. Sekarang kami sedang melakukan perubahan peta jaringan agar distribusi air ke dua wilayah prioritas ini bisa lebih maksimal,” jelasnya.
Sementara itu, pekerjaan peningkatan jaringan di wilayah Balikpapan Utara disebut sudah mulai berjalan. Meski sempat terjadi kerusakan pada salah satu bagian jaringan, PTMB bergerak cepat melakukan penggantian sehingga pekerjaan dapat kembali dilanjutkan.
“Untuk wilayah utara sudah mulai jalan. Kemarin memang ada kerusakan, tetapi sudah langsung diganti dan pekerjaannya sudah selesai. Setelah itu kami lanjutkan kembali program perbaikannya,” kata Yudhi.
Melalui penyelesaian perbaikan jaringan pipa dan optimalisasi sistem distribusi tersebut, PTMB berharap pasokan air bersih dapat menjadi lebih stabil dan merata. Perusahaan juga optimistis berbagai upaya yang dilakukan akan membantu mengurangi keluhan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan air bersih di Kota Balikpapan pada tahun-tahun mendatang.






