BPJS-MUI Perkuat Kepercayaan JKN

Balikpapan – Dalam upaya memperkuat pemahaman dan kepercayaan masyarakat terhadap Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto menjalin sinergi strategis bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Timur melalui kegiatan engagement yang dilaksanakan di Kantor MUI Kota Balikpapan, Senin (4/5).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dewan Penasihat Syariah BPJS Kesehatan yang juga merupakan Wakil Ketua MUI Pusat, KH Cholil Nafis, Wakil Ketua MUI Provinsi Kalimantan Timur, KH Boechari Noer dan Ketua MUI Kota Balikpapan, Abdul Rasyid Bustomi. Pertemuan ini menjadi wadah dialog konstruktif untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung keberlangsungan Program JKN yang inklusif dan berlandaskan prinsip gotong royong.

Dalam sambutannya, Kepala Dewan Penasihat Syariah BPJS Kesehatan menyampaikan bahwa Program JKN pada dasarnya selaras dengan nilai-nilai gotong royong dan prinsip tolong-menolong dalam Islam. Ia menegaskan bahwa kehadiran JKN merupakan bentuk ikhtiar bersama dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

“Program JKN mencerminkan semangat ta’awun atau tolong-menolong, di mana peserta yang sehat membantu yang sakit. Prinsip ini sejalan dengan ajaran Islam yang menekankan kepedulian sosial dan solidaritas. Oleh karena itu, penting bagi kita semua, termasuk MUI, untuk terus memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat agar tidak ada keraguan terhadap keikutsertaan dalam program ini,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan dalam sambutannya menekankan pentingnya peran tokoh agama dalam meningkatkan literasi masyarakat terkait Program JKN, khususnya dalam hal kepatuhan pembayaran iuran dan pemanfaatan layanan.

“Kami menyadari bahwa tokoh agama memiliki pengaruh besar dalam membentuk persepsi dan perilaku masyarakat. Melalui sinergi dengan MUI, kami berharap pesan-pesan edukasi terkait pentingnya menjaga keaktifan kepesertaan dan membayar iuran tepat waktu dapat tersampaikan dengan lebih efektif dan diterima secara luas,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa keberlangsungan Program JKN sangat bergantung pada partisipasi aktif seluruh peserta. Oleh karena itu, kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan MUI, menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan program ini.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama antara BPJS Kesehatan dan MUI dalam mengedukasi masyarakat serta meningkatkan engagement terhadap Program JKN di Kalimantan Timur, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh lapisan masyarakat.

Related posts