BALIKPAPAN – Bank Indonesia menegaskan tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga stabilitas harga dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Diperlukan kolaborasi yang kuat dengan pemerintah daerah, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), serta berbagai mitra strategis lainnya agar inflasi tetap terkendali dan ekonomi daerah terus tumbuh secara berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Deputi Direktur Bank Indonesia, Robi Ariadi, dalam pemaparan kinerja dan program strategis Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Balikpapan. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan inflasi dan dinamika perekonomian.
Dalam upaya pengendalian inflasi, KPwBI Balikpapan secara konsisten memperkuat koordinasi dengan TPID dan instansi terkait melalui implementasi berbagai program strategis. Program tersebut antara lain peningkatan frekuensi Gerakan Pangan Murah (GPM), pasar murah, serta operasi pasar, khususnya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
“Langkah ini kami lakukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan keterjangkauan pangan bagi masyarakat,” ujar Robi. Bank Indonesia juga aktif mendukung fasilitasi distribusi pangan serta melakukan monitoring dan evaluasi kebijakan pengendalian inflasi daerah.
Selain menjaga harga, Bank Indonesia Balikpapan turut mendorong peningkatan produksi dan ketersediaan stok pangan melalui fasilitasi sarana produksi serta sinergi dengan organisasi perangkat daerah, kelompok tani, perikanan, dan peternakan. Kerja sama antar daerah dengan wilayah sentra produksi juga terus diperluas guna menjamin kepastian pasokan.
Di sisi pertumbuhan ekonomi, KPwBI Balikpapan fokus mengembangkan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM. Berbagai program seperti workshop, pendampingan, business matching, serta perluasan akses pasar digital dan ekspor terus digencarkan agar UMKM dapat naik kelas.
Penguatan literasi dan inklusi keuangan, pengembangan ekonomi syariah, serta percepatan digitalisasi transaksi daerah juga menjadi perhatian utama. Melalui sinergi berkelanjutan, Bank Indonesia optimistis stabilitas harga dapat terjaga dan pertumbuhan ekonomi daerah dapat terus meningkat secara inklusif dan berkelanjutan.






