PTMB Fokus Perbaikan Jaringan Pipa dan Penambahan Sambungan Baru untuk Tingkatkan Layanan Air Bersih di Balikpapan
Balikpapan – Direktur Utama PT Manuntung Sukses (PTMB), Yudhi, menegaskan bahwa perusahaan saat ini memprioritaskan perbaikan jaringan distribusi air bersih dibandingkan penambahan kapasitas air baku semata. Hal tersebut disampaikan Yudhi saat ditemui di Balai Kota Balikpapan, Senin (1/6/2026).
Menurut Yudhi, sepanjang tahun 2025 hingga 2026, PTMB memusatkan perhatian pada perbaikan pipa distribusi yang selama ini menjadi salah satu kendala utama dalam pelayanan air bersih kepada masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa penambahan sumber air baku tidak akan memberikan hasil maksimal apabila kondisi jaringan distribusi masih mengalami banyak kebocoran dan gangguan teknis.
“Kalaupun ada penambahan air baku, tetapi kondisi pipa masih berantakan, tentu distribusi air tidak bisa maksimal sampai ke masyarakat. Karena itu, fokus kami saat ini adalah memperbaiki jaringan pipa dan menekan tingkat kehilangan air atau Non-Revenue Water (NRW),” ujarnya.
Yudhi mengungkapkan, untuk memenuhi kebutuhan air bersih secara menyeluruh hingga mencapai cakupan layanan 100 persen, Kota Balikpapan masih membutuhkan tambahan pasokan sekitar 1.000 hingga 1.500 liter per detik.
Namun demikian, PTMB optimistis kebutuhan masyarakat masih dapat dipenuhi secara bertahap dengan mengoptimalkan kapasitas yang tersedia saat ini.
Upaya yang dilakukan antara lain dengan mengurangi tingkat kehilangan air, memperbaiki sistem distribusi, serta menangani kebocoran pipa di berbagai wilayah pelayanan. Selain itu, PTMB juga memaksimalkan pasokan air melalui penambahan beberapa titik sumur yang diperoleh dari bantuan Balai Wilayah Sungai (BWS) dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
“Penambahan air saat ini kami maksimalkan dari beberapa titik sumur yang sudah mendapatkan dukungan dari BWS dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Langkah ini diharapkan dapat membantu meningkatkan distribusi air agar lebih optimal kepada masyarakat,” katanya.
Terkait pengembangan pelanggan, PTMB menargetkan penambahan sambungan rumah baru sebanyak 10.000 hingga 12.000 sambungan selama tahun 2026. Meski demikian, perusahaan tetap mewaspadai potensi dampak fenomena El Nino yang dapat memengaruhi ketersediaan sumber air baku.
“Kami berharap penambahan sambungan baru tidak terkendala kondisi El Nino. Situasi ini akan terus kami pantau agar pertumbuhan pelanggan tetap berjalan sesuai target,” ujar Yudhi.
PTMB menargetkan cakupan pelayanan air bersih dapat mencapai sekitar 90 persen pada tahun 2027. Untuk mendukung target tersebut, sejumlah proyek penyediaan air bersih masih terus berjalan, termasuk pemanfaatan pasokan dari Proyek Bendungan Aji Raden yang diproyeksikan mampu menambah suplai air sekitar 200 liter per detik.
Selain itu, PTMB juga masih menjajaki kerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk mengatasi kekurangan pasokan air di Kota Balikpapan.
“Beberapa kerja sama jangka panjang masih terus berlanjut. Kami terus berupaya mencari solusi untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Balikpapan, baik melalui penambahan sumber air baku maupun peningkatan sistem distribusi,” tutup Yudhi.
Dengan berbagai langkah tersebut, PTMB berharap kualitas pelayanan dan distribusi air bersih kepada masyarakat Balikpapan dapat terus meningkat dalam beberapa tahun mendatang.






